TOKO PLASTIK PERTANIAN

Polybag, Paranet (Shade Net), Mulsa Plastik, Plastik UV Greenhouse, Insect Net, Insect Screen, Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Putih Polos, Karung Transparan, Karung Roll, Terpal Plastik, Geomembran, Selang Plastik, Tali Salaran, Plastik Sungkup, Polynet (Safety Net), Kantong Sampah, dll.


Untuk pemesanan produk hubungi kami:
• SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 0812.3258.4950
• Phone/Fax:031-8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila

Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila - Hallo sahabat Toko Pertanian dan Perkebunan, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Harga Waring Hitam, Artikel Harga Waring Ikan Lele, Artikel Harga Waring Ikan Per Roll, Artikel Harga Waring Per Roll, Artikel Jenis Waring Ikan, Artikel Jual Waring Ikan Meteran, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila
link : Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila

Baca juga


Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila

Ikan nila sering dikenal dengan sebagai ikan yang hidup di air tawar memang banyak digemari oleh masyarakat. Bnetuk fisiknya yang serupa dengan ikan mas, tetapi tektur dagingnya tak memiliki kandungan banyak duri halus sama dengan ikan mas, tak berbau lumpur, dan juga mempunyai nilai gizi yang tinggi, mengakibatkan tiap harinya memdapatkan permintaan terhadap ikan Nila semakin meningkat.

Ikan nila sendiri berasal dari wilayah Afrika serta didatangkan dari negara Taiwan menuju Indonesia ditahun 1969, dan sebagai ikan yang kemudian dibudidayakan pertama kali pada Balai Penelitian Perikanan Darat di kota Bogor. Nila cukup gampang untuk dibudidayakan serta dipelihara, baik pada komersial ataupun perorangan, untuk dijadikan tambahan konsumsi kandungan protein untuk keluarga. Kalau Anda tertarik membudidayakan nila di rumah, Anda bisa memakai kolam apung, ataupun sering dikenal dengan nama Keramba Apung.

Keramba apung bisa dibuat memakai waring ikan yang sering diproduksi langsung oleh pabrik waring ikan, dan juga dijual pada toka-toko pancing ataupun toko alat pertanian yang memajang tulisan “Jual Waring Ikan” serta juga bisa Anda menjumpai waring ikan ini pada toko-toko atau lapak online yang melayani penjualan barang tersebut. Untuk harganya sendiri cukup terjangkau, dan juga ukurannya yang bsia dipilih menurut kebutuhan, serta menambah daya tarik Anda ketika sedang melakukan budidaya nila memakai keramba ikan.

Keramba ikan guna tujuan komersial, bisa juga dipakai pula guna pembesaran nila pada danau maupun waduk. Jaring ataupun waring ikan diapungkan pada atas permukaan danau ataupun waduk dengan bebatuan pelampung kecil seperti drum plastik maupun baja. Guna mencegah supaya keramba ikan tak berpindah-pindah tempat, peternak nila umumnya menancapkan jangkar pada dasar kolam perairan. Namun, beberapa keramba ikan yang mempunyai jumlah banyak dan juga bersifat komersial, biasanya peternak nila membangun rumahnya dibagian atas guna tempat penampungan makanan serta rumah untuk para karyawan.

Tetapi, terdapat beberapa persyaratan perairan yang ideal guna dipakai guna pembesaran nila :

1. Keadaan air tak tercemar dan juga sudah memenuhi persyaratan bahan baku yang berkualitas bahan mutu serta budidaya
2. Kedalaman air pada dalam jaring apung, sekitar 5 meter pada dasar air ketika suhu terendah
3. Suhu air sekitar 23-30 derajat celcius serta tingkat keasaman tau pH sekitar 6.5-8.5
4. Untuk kedalaman air sekitar 5 meter dari dasar kolam jaring ketika suhu terendah

Untuk ukuran keramba apung yang umumnya dipakai oleh peternak ialah berukuran 7×7 m2 dan berkedalaman 2 m2. Waring ikan yang dipakai guna pembesaran nila lebih baik terbuat dari suatu bahan polietelin (PE 210/D12) yang mempunyai ukuran pada mata jaring yakni 1 inchi. Cocoknya, waring ikan yang dipakai warnanya hijau supaya selaras dengan warna dari air kolam.

Namun, ada juga catatan penting yang perlu Anda ketahui, sebelum dipakai, lebih baik waring ikan itu Anda tempatkan pada kedalaman danau, waduk atau sungai selama untuk beberapa hari supaya bau plastiknya dapat hilang.

Tak hanya itu, kalau waring ikan ataupun keramba ikan tadi sempat dipakai guna membudidayakan dengan varietas yang berbeda, lebih baik waring ikan itu diangkat serta diperiksa lagi keadaan fisiknya lebih dulu. Kalau dijumpai kerusakan ataupun berlubang, bisa Anda perbarui lebih dulu. Lumut yang ada pada waring tak usah Anda bersihkan, karena lumut itu bisa menjadi salah satu pakan untuk nila. Hal tersebut tak berlaku kalau lumut yang ada pada waring ikan tadi memiliki begitu banyak serta menyumbat sebagian jaring. Perlu diingat, waring ikan mempunyai resiko rusak sesudah dipakai secara maksimal sekitar lima tahun lamanya, maka harus Anda ganti tiap 5 tahun sekali.

Mengingat juga betapa gampangnya budidaya nila, pada segala media budidaya perairan, semisal waduk, kolam terpal, kolam tanah, sungai, danau, serta lain sebagainya. Maka dari itu, sekarang kian banyak dijumpai peternak pembudidaya nila yang memakai keramba apung. Bisa juga sebagai lahan usaha yang cukuplah potensial untuk Anda yang memiliki rumah atau tempat tinggal didekat area waduk maupun sungai.


Demikianlah Artikel Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila

Sekianlah artikel Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila dengan alamat link https://www.limco.net/2018/01/memanfaatkan-waring-ikan-untuk-budidaya.html

0 Response to "Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.