TOKO PLASTIK PERTANIAN

Polybag, Paranet (Shade Net), Mulsa Plastik, Plastik UV Greenhouse, Insect Net, Insect Screen, Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Putih Polos, Karung Transparan, Karung Roll, Terpal Plastik, Geomembran, Selang Plastik, Tali Salaran, Plastik Sungkup, Polynet (Safety Net), Kantong Sampah, dll.


Untuk pemesanan produk hubungi kami:
• SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 0812.3258.4950
• Phone/Fax:031-8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Konsep Pertanian Modern, Smart Floating Farm

Konsep Pertanian Modern, Smart Floating Farm - Hallo sahabat Toko Pertanian dan Perkebunan, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Konsep Pertanian Modern, Smart Floating Farm, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Konsep Pertanian Modern, Smart Floating Farm
link : Konsep Pertanian Modern, Smart Floating Farm

Baca juga


Konsep Pertanian Modern, Smart Floating Farm

Pertanian ialah suatu kegiatan yang memanfaatkan sumber daya hayati yang dikerjakan oleh masyarakat guna menghasilkan suatu bahan pangan pokok, bahan baku industri, ataupun sumber energi, dan juga guna mengelola lingkungan hidup. Aktifitas pemanfaatan sumber daya yang tergolong ke dalam pertanian umumnya sering dipahami orang sebagai artian budidaya tanaman ataupun bercocok tanam, dalam bahasa Inggris disebut crop cultivation, dan juga pembesaran hewan ternak atau raising, walaupun cakupannya bisa pula seperti pemanfaatan bahan mikroorganisme serta bioenzim dalam pengolahan suatu produk lanjutan, semisal pembuatan keju serta tempe, ataupun pula sekedar ekstraksi belaka, semisal penangkapan ikan-ikan ataupun eksploitasi lahan hutan.

Di negara kita sendiri yakni Indonesia, yang katanya kaya akan hasil sumber daya alam khususnya pada bidang pertanian, namun dalam kenyataannya hasil pertanian Indonesia sendiri rata-rata masihlah banyak yang dijual dari hasil impor. Selain itu, sedikitnya minat pada generasi muda pada bidang pertanian disebabkan hasil dari pertanian memanglah kurang menjanjikan, hal tersebutlah yang menyebabkan pertanian di Indonesia kurang begitu diminati dan susah berkembang.

BACA JUGA

Pengeringan Dengan Plastik UV Vatan 6% Sangat Menguntungkan 

5 Tahapan Penting Budidaya Singkong 

Rahasia Sukses Bertanam Jeruk Nipis

Pemanfaatan Plastik UV Untuk Segala Usaha Perindustrian


Namun, kondisi di sektor pertanian kita ini, justru berbanding terbalik jauh dengan negara tetangga yang lain, yang mana mereka malah memiliki lahan pertanian yang lebih kecil daripada di Indonesai, seperti misalnya negara Filipina, Thailand, serta Vietnam serta lain-lainya. Kurangnya beberapa potensi pertanian yang memang tak terlalu bagus, bisa diakibatkan oleh beberapa banyak faktor, seperti antara lain : tidak adanya dukungan alat mesin-mesin pertanian yang canggih. Berbeda dengan negara lain, mereka sudah memiliki teknologi serta mesin-mesin yang modern dan canggih yang sudah melengkapi sektor bagian pertanian mereka, supaya nanti ketika masa tanam berlangsung hingga masa panen tiba, mereka sudah tak perlu repot untuk melakukannya secara manual lagi.

Sementara itu, di daerah benua lain yang luas dan ketersediaan lahan pertanian mereka kalah jauh dengan negara Indonesia, malah kini telah menciptakan inovasi teknologi baru guna memajukan sektor pertanian mereka, salah satu inovasi terbaru mereka yang amat mengejutkan adalah ide kreatif membuat lahan pertanian baru dengan memanfaatkan area laut untuk dijadikan lahan tempat apung guna sektor pertanian mereka, konsep luar biasa ini di desain sebagai alternatif lahan yang cukup efisien dan efektif sebab dengan konsep lahan terapung diatas permukaan laut ini, dipastikan nantinya bisa menciptakan 2 hasil sumber daya sekaligus dalam 1 kali panen, yakni dalam satu area lahan, dapat digunakan sebagai lahan kolam guna perikanan serta budidaya tanaman dalam bidang pertanian.

Metode yang kreatif dan inovatif ini disebut juga pertanian pintar terapung atau Smart Floating Farms. Mengadopsi sebagian kerangka jaring apung yang memang sudah banyak dipakai oleh beberapa negara di Asia. Tetapi, apakah itu yang dimaksud kerangka jaring apung sendiri? Keramba jaring apung adalah suatu wadah atau tempat budidaya yang berada di perairan umum. Membudidayakan ikan dengan menggunakan keramba, termasuk suatu alternatif budidaya yang tepat dan amat potensial dapat dikembangkan, mengingat juga wilayah perairan di negara Indonesia yang sangatlah luas. Perairan yang dapat dipergunakan dan dimanfaatkan termasuk juga perairan darat serta laut. Jadi, wadah atau tempat yang paling cocok untuk dipakai guna membudidayakan ikan ialah dengan keramba jaring apung.

Smart floating farms juga di desain amat pintar serta bisa beroperasi secara otomatis dengan hanya mengombinasikan atau memanfaatkan tenaga surya, pertanian hidroponik, serta budidaya ikan. Proyek pertanian pintar terapung ini dirancang khusus guna kebutuhan komersial dengan bahan serta teknologi tertentu yang pastinya telah teruji. Area seperti kebun ini bakal dapat dipakai di atas permukaan perairan guna mengurangi ketergantungan pada makanan hasil impor ataupun mengurangi sedikit demi sedikit jejak karbon di makanan.

Bentuk modul smart floating farms terinspirasi dari konfigurasi tradisional yang dipakai oleh keramba jaring apung pada beberapa banyak negara di wilayah Asia. Tiap modul yang ringan ini memiliki ukuran 200 x 350 meter sertan dapat disambungkan dengan modul yang lain guna membentuk klaster kebun yang dimaksudkan untuk jangkauan oleh para pejalan kaki. Meksipun fokusnya hanya pada perkebunan, tetapi proyek ini pun dapat dipakai guna penelitian maupun edukasi yang bermanfaat.

Modul smart floating farms ini dibagi menjadi 3 tingkat, yaitu yang di level dasar guna budidaya ikan serta teknologi pemurnian pada air laut, 1 tingkat diatasnya ialah digunakan untuk perkebunan hidroponik, lalu pada bagian atas sendiri yakni atap guna pembangkit listrik bertenaga surya, pencahayaan secara alami serta pengumpul air hujan. Dengan memakai modul yang dapat digabungkan tersebut, metode smart floating farms bisa diperbesar, diadaptasikan serta efisien dalam pemakaian sumber daya. Tiap modul diestimasikan bisa memproduksi hingga 8.152 ton sayuran tiap tahun, serta sebanyak 1.703 ton air tiap tahunnya.



Demikianlah Artikel Konsep Pertanian Modern, Smart Floating Farm

Sekianlah artikel Konsep Pertanian Modern, Smart Floating Farm kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Konsep Pertanian Modern, Smart Floating Farm dengan alamat link https://www.limco.net/2017/11/konsep-pertanian-modern-smart-floating.html

0 Response to "Konsep Pertanian Modern, Smart Floating Farm"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.